Ia pun maju mundur menghadapi serangan si supervisor. Bokep montok Dengan sigapnya tangan Shinta ditarik dan tubuhnya disandarkan ke tembok. Si supervisor dengan asyik melakukan aksinya itu. Walau sudah berkali-kali ditusukkan ke depan, belakang, maupun dari atas, belum juga menunjukkan akan menyemburkan cairan putih kentalnya. Si supervisor terus saja mendorong maju batang kemaluannya sambil mencium dan melumat bibir Shinta yang seksi itu. Semburan air mani masuk ke dalam mulut seksi Shinta tanpa bisa dihalangi lagi. Batang kemaluan itu begitu kuat, kokoh dan keras. Supervisor itu pun menurut. Tapi rupanya si supervisor tidak ingin membuang kesempatan emas itu. Sementara kedua mata si supervisor terpejam-pejam merasakan kenikmatan surgawi itu. Kedua tangannya meremas-remas gunung kembar Shinta. Tapi rupanya si supervisor tidak ingin membuang kesempatan emas itu. sudah lama sebenarnya aku ingin menikmati keindahan tubuhmu.. Batang kemaluan itu begitu kuat, kokoh dan keras.



















