Maka dengan pelan-pelan pula kubuka kancing blusnya. Bodinya langsing, meskipun tidak terlalu tinggi. Bokeb Bodinya langsing, meskipun tidak terlalu tinggi. Itu pula yang membuat kami akrab, kami juga sering memperbincangkan soal-soal seperti itu, selain soal-soal yang berkaitan dengan kampus. Sesaat ia mempermainkannya dari luar. Di kampus aku mempunyai seorang dosen yang cantik dan lembut. Setelah kemejaku lepas, ia menarik resliting jeansku. Tapi tak kubiarkan jeritannya berhenti.Kusedot puting itu dengan lembut. Semakin ke bawah ia diam sesaat menatap batang yang tersembunyi di balik celana dalamku, yang waktu itu juga berwarna hitam. Dan kali ini bahkan dengan lembut ia mendekatkan wajahnya ke wajahku. Namanya Bu Via. Ia kemudian melanjutkan tindakannya melumat bibirku dengan lembut. Bodinya langsing, meskipun tidak terlalu tinggi. Biar AC-nya kuhidpkan”, begitu katanya sambil menghidupkan AC.Saat kekagetanku belum hilang, ia kembali melap keringat di dahiku. Tapi aku tidak memulainya dari situ. Ya, dengan lembut karena aku yakin gaya seperti itulah yang diinginkan orang seperti Bu Via.




















