Perawakan ku biasa-biasa saja, Tp berkulit putih karena tubuhku setiap hari aku tutupi dgn rapat dan aku juga menggunakan kerudung.Saat aku duduk dibangku kuliah dan sdh bersuami dan sdh di karunia seorang anak. Tp pertemuan kami ini hanya sebatas teman, aku juga tdk berani mengutarakan apa yg aku rasakan. Bokepindo Didesa tempat aku tinggal ada fakultas yg membuka kuliah luar kota dan aku berinisiatif untuk mendaftar. Tiap kali aku dipertemukan dgn Rudi aku selalu cuek, aku hanya menawab dgn singkat saja, bahkan sering aku bicara kasar sama dia, agar membuatnya tak mau sama aku, tp Rudi ini juga sangat sabar menghadapi perkataan kasarku.Setelah pertemuanku dgn Rudi waktu itu, selepas pulang kerja aku lalu menemui Herman, aku ngomong yg sejujurnya sama Herman kalau aku dijodohkan orang tuaku. Setelah aku bicara sama ayahku kalau aku belum siap untuk menikah, ayahku ternyata sdh menjodohkanku dgn anak temannya. Setelah aku selesai, Herman pun sdh selesai berpakaian dan akhirnya aku mengajak pulang










