“Lebih baik jangan.” Aku menunduk mengenakan pakaianku kembali. Tangan Kelvin mencoba melorotkan celana dalamku, tapi aku tahan, “Stop di sini… pleaasse, aku enggak bisa melanjutkan…” aku masih mencegahnya dengan cara menempatkan tangan kiri di celanaku dan tangan kanan mendorong jauh bahunya. Bokep indo Kamu liat-liat barang lain deh, biar enggak kesel nungguin aku.”
“Ya jangan, dong. Kali ini Kelvin mengajakku pergi kencan benaran pada hari Sabtu. Aku merasa tidak nyaman, well, at least tidak di tempat begini. Ada sesuatu yang janggal.”
“Huhh?” tanyaku heran sambil membuka pintu. Di hatiku sudah ada orang lain. Jam di meja sudah menunjukkan jam 11. Aku lapar banget. Sampai akhirnya kita mau berpisah, dia minta nomor teleponku yang personal. “Lebih baik jangan.” Aku menunduk mengenakan pakaianku kembali. Pada hari Senin telepon di meja kantorku berdering, lalu kuangkat. “Kamu benar-benar menggairahkan… cuma… tidak seharusnya kamu mengenakan bra…” wajahnya dekat sekali dengan wajahku.




















