Karena waktu udah sore aku dan Fery pulang kena macet juga. Temanku pun pergi satu persatu meninggalkan aku, ya ulah suamiku selalu saja tidak mengijinkan aku keluar. Bokep asia Karena aku penasarn akupun bertanya,“ kenapa sih Fer kok kelihatannya dari tadi kamu memandangiku terus, ada yang salah ya sama aku?, ”“ ee..ee,eeenggak kog mbak, mbak Ayu kok cantik dan sexy sekali yah, saya jadi terpesona deh mbak.., ” ucapnya.“ aaahhh…masa sih Fer…, ” tanganku sembari mengelus pundaknya.“ iya mba aku serius, ” jawabnya dengan memandangiku.Sepanjang perjalanan kami-pun terus mengobrol, dan sepanjang perjalan itu Fery selalu mencuri-curi pandang padaku. Dia terus menggerakan tubuhnya agar seluruh penisnya masuk ke dalam. Dia pun tidak menolak aku jalan dengan dia berasa jalan dengan brondong. Jelas aku boring di rumah setiap hari tanpa hiburan. Ternyata mas Sigit jauh lebih pandai dari aku dia menyiapkan sopir pribadi untuk mengantarku kemana saja.Anak buahnya namanya Fery dia tangan kanan suamiku.




















