“jangan ya sayang…..” jawab mama seraya mengecup pipiku dan jawaban itu tentu saja membuatku menjadi sedikit kecewa. Pokoknya aku enggak mau kalo Mama dapat Papa baru”.Mama ku terlihat kaget ketika aku marah, padahal beliau baru saja datang dari Jakarta hari Jum’at sore itu. Bokeb batang kont*lkupun serasa ikut terputar seirama dengan putaran pantat mama. “Mah…..celana mama mengganggu nih…. Ketika mama sudah tidak menggerakkan tubuhnya lagi, pelan2 kutekan penisku ke mem*k mama, tetapi sepertinya kepala penisku terganjal dan tidak mudah masuk atau mungkin salah tempat, walau aku tahu mem*k ibu sudah basah sekali dari tadi. Rupanya ketukan dari pembantu karena saat itu sudah jam 9.00 pagi. “mas,…masukiiiin..lagi.. leh ya maaaah dimasukin ”? ”katanya seraya mencengkeram kont*lku yang lagi tidur kecapean dan mengelus elusnya. Betapa nikmat rasanya, apalagi dengan desahan mama yang semakin lama semakin keras, membuatku semakin bersemangat dan mulai kujilati, kuendus dan kumasukkan hidungku kedalam vaginanya serta kumainkan lidahku di lobang mem*k mama.Mungkin karena keenakan, desahan mama




















