Bagai melakukan senggama dengan seorang gadis perawan, namun sensasi ini masih saja kunikmati dengan sabar.Seseikali kulepaskan ujung kontolku dari lubang memeknya, sekedar rehat bahkan aku sempat juga menyalakan sebatang rokok agar aku bisa sedikit rileks. Kuambil keduanya, kukunci pintu dan segera kembali kedalam rumah.Mbah Suliyem ternyata sudah mempersiapkan kamar anak perempuannya sebagai tempat tidurku saat aku masih berada di luar rumah tadi, setelah aku masuk rumah dan mengunci pintu depan, mbah Suliyem keluar dari kamar dan mempersilahkan aku untuk beristirahat.“Silahkan mas, mas tidur di kamar anak saya, sudah selesai saya bersihkan…”“Tapi mbah, gimana degan perjanjian kita tadi?”Mbah Suliyem tidak menjawab dan raut mukanya berubah sedikit gugup. Bokep indo kalau yang kuantarkan seroang anak gadis SMA atau ibu-ibu muda tentu bukan hal yang rugi bagiku. kali ini aku mencoba bersabar dan mengontrol emosiku, selain detak jantung dan nafsu yang aku coba kendalikan.Kutepikan pikapku dan menaikkan kembali celana kolor pada tempat semestinya sambil kulihat wajah mbah Suliyem yang menunjukan perasaan





















