Kami berdua bertelanjang dada. Bokef sshhhh….” kata Sumi sambil matanya merem melek keenakan…
Setelah 10 menit, Sumi capek, minta ganti posisi. Aku tertawa saja, sambil terus mengelus pahanya, sambil tangan kiriku memijit2 pangkal pahanya dari luar celananya.Cukup lama kami berdiam diri, sambil aku terus mengelus pahanya, alih-alih mengurut. Aku menghentikan aktifitas tanganku di pahanya, dan beralih ke dadanya. Begitu ketemu, segera kupijit2 lembut butiran kenyal itu.. Aku ajak Sumi ambil posisi DS, tapi karena lututnya sakit, maka aku suruh berdiri nungging sambil berpegangan pada sandaran sofa.. “wheleeh… kamu pake kamar mandiku aja lho, daripada keluar di becak,” kataku menawarkan jasa.. Sampailah jariku di rimba belantara milik Sumi yang sudah mulai becek… aku pijit-pijit bibir memeknya.. Aku mengambilkan air minum untuk Sumi sambil menawarkan menggosoknya dengan minyak gosok yang aku punya. Segera ku remas dua benda impianku itu, sambil mengarahkan bibirku mencumbu belakang telinga dan turun ke lehernya.




















