Aku tertunduk malu dan wajahku terasa memerah saat aku merasakan tanganku dijamah oleh seseorang yang bukan suamiku. Bokepindo Tentu saja waktuku banyak tersita untuk mendidik Rizal.Mas Aryo berkerja di perusahaan swasta yang bergerak dibidang produksi kayu, sedangkan aku hanya tinggal di rumah. Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Aryo. Aku merasakan tubuhku mulai terangsang, meskipun Bondan belum menjamah tubuhku.Ketika aku mulai tak kuasa lagi menahan rangsangan di tubuhku, napasku mulai memburu terengah-engah, payudaraku seakan-akan mengeras dan benar-benar peka, vaginaku mulai terasa basah dan gatal yang menyengat, perlahan-lahan aku mulai menggesek-gesekkan kedua belah pahaku untuk mengurangi rasa gatal dan merangsang di dalam vaginaku. Aku tidak dapat mendengar pembicaraannya, namun kulihat Mas Aryo menunduk dan sesekali terlihat berusaha menyabarkan temannya itu.Setelah Bondan pulang, Mas Aryo memintaku menyiapkan makan malam. Sikap diamku ini diartikan lain oleh Mas Aryo.“Besok kamu ikut aku menemui Bondan”, ujarnya lagi,




















