Iseng-iseng aku berjalan-jalan memakai pakaian olah raga. Aku benar-benar kewalahan dikeroyok lima orang pria yang sudah seperti kerasukan setan. Bokef Sesekali berlari kecil mengikuti orang-orang yang ternyata cukup banyak juga yang memanfaatkan minggu pagi untuk berolah raga atau hanya sekedar berjalan-jalan menghirup udara yang masih bersih.Tidak terasa sudah cukup jauh juga meninggalkan rumah, dan kakiku sudah mulai terasa pegal. Hanya sedikit saja aku melirik, cukup tampan wajahnya dan bertubuh atletis. “Akh.., kayak nama perempuan..” celetuknya. Gairahku memang terangsang seketika itu juga. Uwak sudah menciumi wajah serta leherku dengan hembusan napasnya yang keras dan memburu. Malas kalau naik kendaraan umum..” katanya beralasan,”Kamu sendiri..?” sambungnya. Dan pria itu memiliki wajah yang lumayan tampan dan bertubuh kekar. Hanya sedikit saja aku melirik, cukup tampan wajahnya dan bertubuh atletis. Aku hanya dapat berharap mereka cepat-cepat melepaskanku, sehingga aku dapat segera pulang dan melupakan semuanya.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Untungnya aku sering pinjam mobil Papa, jadi tidak canggung lagi membawa mobil.




















