Lalu Pak Budi membukakan pintunya untukku. Langsung aku bangun dari tempat tidurku dan memakai blazerku kembali. Link bokep “Loh Yuli, ada apa Yul?” tanyanya sambil mengucek mata. Tepat satu jam kemudian kami tiba di hotel tempat pertemuan tersebut.Kami disambut oleh seorang pegawai hotel dan memonya kami menunjukan surat undangan. Dia juga botak ditengah rambutnya seperti seorang Profesor.Kami berdua pun berangkat ke Kota tempat pertemuan tersebut. Semua tamu saling berbincang dibarengi dengan tertawa tak terkecuali Pak Budi.Pukul 20.30 para tamu tak terkecuali saya dan Pak Budi balik ke kamar masing-masing. Kemudian dia melorotkan celanaku dan aku bantu dia dengan mengangkat pantatku. Kami berdua melanjutkan perjalanan. Ketika itu beliau pun masuk dan duduk di samping berdekatan dengan tubuhku.“Gimana suami kamu Yul, sudah kamu hubungi” tanyanya mengawali pembicaraan. Ketika aku mulai memberanikan diri untuk tidur dikamarku sendirian, entah kenapa rasanya aku lebih nyaman kalau tidur di kamar Pak Budi.




















