“Hai semua…”, sapa Karen. Tanpa pamitan, Karen mengenakan pakaiannya lalu lari dari kantor tersebut.Florensia coba menjelaskan, “Karen…”, teriaknya. Bokep indo Seakan seperti hati pecah berlebur-lebur, Karen langsung menangis. “Nih ada bonus tambahan”, kata Florensia sambil memberikan amplop. ***Malam itu Karen sudah tidak sabar melihat hasil jerih payahnya, mondar mandir dia di ATM untuk mengecek saldo rekening banknya. Ga susahkan?”, tanya Florensia. ***
“Hahaha, mulai…”, kata Guntur dengan gembira. Kantor pemotretan, mereka bergerak dibilang pemotretan khusus majalah dewasa. Dan mereka pun mulai akrab dari sana.***
Florensia juga awalnya tidak mengenal pekerjaan ini, ia hanya terlarut dalam kegalauan. Secarik kertas itu pun tertulis ‘LOWONGAN KERJA KHUSUS WANITA’ dan tercantum nomer handphone yang bisa dihubungi bernama Floren. Itu adalah bonus di mana selama ini ternyata Karen direkam sedang ganti pakaian di kamar ganti.Begitu mudah mendapatkan uang seperti itu bagi Karen, ia menjadi semakin terjerumus.




















