“Sip deh, kak Ditto banyak istirahat yah. Bokep indo Kami berdua saling berpandang muka. Kulihat wajah Karen sungguh manis, meskipun masih tertidur lelap. Di sana banyak sekali lagu jaman babe-babe kita masih muda. Once again I am so sorry.”, kata-ku memohon.Tiba-tiba Karen berhenti memijatku, tetapi posisi-nya tetap duduk di atas pinggang-ku. Kemudian dia melumuri punggungku dengan minyak kayu putih dan memijat-mijat lembut. Sesuatu yang tidak pernah aku pikirkan sebelum-nya. Karena saking gemes-nya dengan kekenyalan dan kepadatan payudara Karen, terkadang aku gigit lembut puting-nya, dan itu malah membuat Karen semakin tidak karuan. Aku tau kalian memang bersaudara, tapi Lisa kan adik Karen, dan bekas pacar-ku, jadi lebih baik jangan dibahas yah?!”, pinta-ku. “Buka saja, Karen milik kak Ditto malam ini.”, jawab-nya dengan tersenyum manja. Otak-ku dibuat berputar-putar karena-nya. Kami berdua sedang melakukan French kiss di atas ranjang-ku.Tak lama kemudian, aku mencoba merebahkan tubuh Karen di atas ranjang. Semakin aku pikir, semakin besar keinginan-ku untuk melihat tubuh Karen yang terlanjang




















