Dan kejadian yang singkat ini berlangsung kurang dari setengah jam, adalah permainanku yang terakhir di kota S. Oh ya ini Sakti, dia yang membantu Tante urusan kantor di S, jawabnya menutupnutupi yang sebenarnya, dan aku mendukung apa yang dikatakannya. Bokeb Baru semester dua kok Tante. Wah maaf ya, kenalin ini saudara Mbak di S, namanya Andi, dia anak dari kakak Mbak yang paling tua, kebetulan sedang kuliah di sini ambil jurusan.. Maaf Mbak Ratna ada? Aaauu, pelanpelan Mbak, sakiit! Dan lima menit kemudian, burungku sudah mulai bereaksi kembali. Dari yang kubayangkan selama ini lewat pembicaraan telepon, fisiknya sedangsedang saja, hanya suaranya, ya.. Tapi aku tidak tahu apa hubungan antara Mbak Vian dengan Mbak Ratna, menurut Mbak Vian sih hanya teman dari milist groups (aku lupa namanya), di situ Mbak Vian cerita tentang hubunganku dengannya. Dik Sakti adduhh, gimana ini, oohh sshitt, aauuww, ohhkk, entah teriakan apa lagi yang kudengar, Mbak Ratna semakin buas memainkan pinggulnya, tetapi sangat




















