Haah..” Miranda mengambil nafas.“Apa yang kamu lakukan Mas Dony.. XNXX Jepang Ooohh..!” desah Miranda. Sebagai seorang eksekutif, jam kerjaku lebih fleksible. Biasanya Miranda pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya. Aku baringkan dia di tempat tidur itu serta menutup tirai-tirai yang ada di kamar itu serta membiarkannya terikat disitu dengan lampu menyala.“Selamat beristirahat Miranda.. Jangan”Lalu aku bopong Mirandaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku. Kalau kamu tidak menolak cinta ku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”. Lalu “Mau pipis..” lanjutnya.Langsung aku membopongnya dipundakku, membawanya ke toilet.. Berusaha aku menyatakan ketertarikanku.. Kenapa Mas menculik saya?” tanyanya
“Sudah..!! Aku telah memarkirkan Mitsubishi Kudaku 10 meter sebelum kantornya.. Berusaha aku menyatakan ketertarikanku.. Mulutnya hari ittu kembali aku lakban..




















