“Ngga juga, Yuni seneng saja kalau deket ama Fik, kenapa ya?” “Mau tahu jawabannya”, candaku. Mungkin karena aku tidak konsentrasi dengan apa yang sedang kami bicarakan, Yuni bertanya.“Pak, kok kadang-kadang ngejelasinnya tidak nyambung sih..”. Bokep stw tanganku mulai berusaha membuka kaosnya, karena aku tidak mau pandanganku yang tertuju kepada kedua payudaranya, terhalang oleh kaos yang ia kenakan.Pelan namun pasti, akhirnya bukan hanya kaosnya yang berhasil aku buka, BH nya pun sudah aku lepaskan. “Ngga usah Fik, Yuni juga udah tahu, Yuni rasa Yuni menyukai Fik”, jawab Yuni polos.Tanpa disadari, mungkin karena saking senengnya, aku yang sejak awal memang mengagumi Yuni, langsung memeluknya. Aku terus menjilati, dan dengan jari telunjukku, aku coba merangsang dia dengan memainkan kelentitnya. Akhirnya spermaku keluar di dalam kehangatan lubang mekinya. Mungkin beginilah cara dia mengungkapkan rasa sayangnya terhadap diriku. ternyata Yuni bukan hanya indah buat dilihat, ternyata Yuni mempunyai kemampuan yang sangat baik dalam merangsang dan memanjakan kita dalam permainan seksnya.Aku berusaha agar tidak










