Kemudian kembali memasukkannya perlahan.“Enghh.. Hmm.. Bokep mom “Crup..!”, aku segera menciumnya, Vera membalasnya dengan liar.Aku tak tahu sudah berapa lama bibir itu tak merasakan ciuman laki-laki, yang jelas ciuman Vera sangat panas dan liar. Saya mau keluar nih, gimana?”, aku bingung apakah aku harus mengeluarkan spermaku ke dalam mulutnya atau mencabutnya.Namun Vera hanya mengangguk dan terus mengocoknya pertanda ia tak keberatan jika aku memuntahkan spermaku ke dalam mulutnya.Akhirnya aku mencapai orgasme dan memuntahkan semua spermaku ke dalam mulut Vera. Buah dadanya terlihat bagaikan buah melon yang memenuhi bra seksi yang berwarna orange transparan.Di balik bra itu kulihat samar-samar puting susunya yang juga besar dan coklat kemerahan. Benar-benar enak Mas”, Vera memejamkan matanya. Kenapa kok senang?”. Sama enaknya..Sejurus kemudian kami sudah terlibat permainan babak kedua yang tak kalah seru dan panas dengan babak pertama, hanya kali ini aku memuntahkan sperma di dalam vaginanya.Malam masih begitu panjang. Perutnya memang agak sedikit berlemak dan turun, namun sama sekali tak mengurangi nilai




















