Rini makin penasaran, “Maksudnya gimaba, Mbak..”
Mbak Santi pun mulai bercerita
“Kalo menurut salah Ida juga sih. Bokep china Begitulah awal cerita yang tanpa disadari akan merubah hidup Rini…Kamis sore, ketika Rini sudah bersiap siap pulang, ia dipanggil ke ruangan Pak Karim. Hampir seluruh kota sudah tau reputasi Pak Fahri sebagai tukang kawin.“Pak, gap kita sangat banyak, harus ada nasabah besar buat bantu target kita”, kata Rini. Tidak kurang tidak lebih. Rini masih berdiri, namun kakinya sudah goyang. ohh enakk… tahannn”
“Gak tahan, Isss.. makasih ceritanya ya” Rini menutup telpon.Rini merenungkan ucapan Santi, memang ia belum pernah bertemu Pak Fahri, namun baliho Pak Fahri sebagai pembina olehraga tennis ada di seantero kota, dan benar kata Santi, Pak Fahri memang tampan dan atletis. Sementara payudaranya, meskipun tidak terlalu besar, sangatlah menggoda, tidak bisa dibilang kecil juga, tegak dan padat.




















