“Wah, hujannya deras sekali pak.” kata Andini,
“Bagaimana jika nginap disini saja pak.”
“Ooooo.. Bokeb “Wah, hujannya deras sekali pak.” kata Andini,
“Bagaimana jika nginap disini saja pak.”
“Ooooo.. “Bu, tidur aja dulu biar saya diluar sini.”
“Wah saya nggak enak ni pak ,masa’ Pak Rahmat saya tinggal.” Andini memaksakan dirinya untuk terus ngobrol hingga jam menunjukan pukul 9 00 wib yang kalau didesa itu telah larut ditambah hujan deras.Dari tadi Pak Rahmat terus memperhatikan Andini karena suasana malam itu membuatnya ingin mengambil kesempatan terhadap Andini dengan tidak menampakkan keinginannya. Kemudian ia ulangi memasukan penisnya. Andini menurut, lalu ia tuntun kekamar yang dan menyilahkan Andini berbaring.“Bu, tampaknya ibu capai.” kata Pak Rahmat. pak .. Mungkin karena suasana dan cuaca yang dingin membuat Andini membiarkan tindakan itu. Dodi tunangannya tidak ia ingat lagi dan saat itu ia terbelenggu oleh gairah dan nafsu yang di berikan Pak Rahmat.Sejak saat itu, hubungan kedua insan antara dokter dan kepala desa yang berbeda umur sangat jauh terus




















