Waktu dia memaksa menciumku aku juga masih ingat. Bokep asia Lalu dengan segala kekuatan yang tersisa aku berusaha berontak dan menjerit-jerit minta tolong. tandas sudah aku hisap lendir asin itu. Sama sekali tidak! Jadi Jude, begitu aku memanggilnya, cukup fasih berbahasa Indonesia. Memang banyak lelaki yang tertarik, atau mungkin hanya sekedar melirik. Tapi aku juga tak berani menatap payudara Jude yang besar banget. Aku sudah tak pedulikan lagi sekelilingku. Deras sekali hujan itu sampai-sampai aku benar-benar basah kuyup. Tapi ketika aku duduk di bangku kelas tiga esemu. Setiap sentuhan Jade tanpa sadar aku resapi, jiwaku goyah ketika jari-jari haus itu mengusap-usap dengan lembut. Jemarinya yang lentik mulai meraba-raba mengerayangi pundakku. Hingga akhirnya yang kutemui hanya ruang gelap.Esoknya aku terbangun diatas rajang besi yang asing bagiku. Ia orang Wales yang sudah tujuh tahun menetap di Indonesia. Tidak! Aku kembali beruntung karena suara teriakanku terdengar oleh security diskotik yang kemudian datang menolongku.Sejak itu aku merasa tak betah tinggal di Jakarta.




















