Waktu Terhenti: Episode 2 – Pesta Tak Terkendali Di Dunia Yang Membeku

Pak Zaim tidak pernah berhenti memompa penisnya saat orgasmeku yang kedua itu berlangsung.Setelah klimaksku selesai beberapa saat kemudian, tubuhku tergolek lemas dalam posisi saling memeluk, sungguh kontras sekali perbedaan warna dari tubuh kami. Bokef Mungkin karena basahnya memekku, kulihat saat itu Pak Zaim bisa memasukkan seluruh penisnya pada setiap sentakan.Kami berdua sudah sama-sama mandi keringat, apalagi urat-urat dan otot-otot di sekujur tubuh Pak Zaim jelas terlihat. Aku tidak pernah berhenti memijat, meremas, dan menjepit payudaraku sehingga kulihat mata Pak Zaim merem melek.“Oh Ayu sayang..!” jerit Pak Zaim sesekali.Gerakan Pak Zaim makin lama makin cepat, sementara aku juga menguatkan pijatan dan remasan. Aku sungguh-sungguh terbuai, dan kemudian dengan sekali sentakan kulihat separuh penis Pak Zaim masuk ke memekku.“Ohhh.. Aku mulai menangis dan memohon untuk dilepaskan, tapi Pak Zaim tidak menghiraukan. Hanya suara desahan dan lenguhan liar bagaikan binatang dari kami berdua yang terdengar di kamar.Akhirnya aku tidak tahan lagi, orgasmeku yang kedua datang. Tiba-tiba Pak Zaim dengan cepat

Waktu Terhenti: Episode 2 – Pesta Tak Terkendali Di Dunia Yang Membeku

Related videos