Meraba- mengelus permukaan kulit ku dengan jemarinya. Aku mencuci peralatan makan.Dia berdiri dibelakangku, memelukku dan tangannya langsung meremes toketku. Bokep mom Kemudian tangannya ke selangkangan dan jarinya menggesek-gesek bagian sensitif ku dari atas CD. ”Ohh……….om…….”, aku kembali mengerang. Sambil menciumi paha ku, sedikit demi sedikit kepalanya terus naik ke atas. “Kamu montok ya Nes”, katanya, kelihatannya usahaku untuk memancing perhatiannya mulai ada follow upnya. kemudian aku minta merubah posisi agar aku dapat mendekat ke kon tolnya. Kemudian aku paksa duduk dia. katanya sambil tersenyum.Aku bangkit dari pangkuannya. Sengaja aku membungkukkan badanku ketika meletakkan lauknya di meja makan. ”Nikmati aja” , ujarnya. Dengan napas tersengal – sengal kami berbaring melekat erat. Kedua tanganku mengerumasi rambutnya dan terkadang menyelusup ke balik kaosnya. “Yang suka om bawa itu siapa”, tanyaku. Mendengar itu aku jadi bertambah terangsang, “Om…jilat…dong…”, desahku.Mukanya segera dibenamkannya di selangkangan ku, dan tidak tahan lagi, kepalanya aku pegang dengan agak kuat dan aku tekan ke mulut no nokku.





















