Rekaman Panas Episode 31

Ngaku aja deh!” protesnya.“Belum lah, enak aja kamu ngomongnya. “Ouuuuhh, Ssssssst..Hhhmmm” desahnya, yang semakin membuatku bernafsu. Bokep stw Kupeluk mesra dia, kedua tanganku mengelus-elus punggungnya dan terkadang kuremas lembut kedua pantatnya.Karena aku sangat suka pantat cewek, begitu menggairahkan, apalagi yang padat berisi, ingin rasanya meremas dan menciuminya. Apalagi penisku yang sudah ereksi dari tadi, menempel di pantatnya, Kugenggam tokednya dengan kedua tanganku.“Ooooohh..Ssssstt” desahnya.Aku cium bibirnya yang mungil, Lalu kupermainkan lidahku dengan lidahnya, sementara kuputar pelan-pelan tubuhnya sampai menghadapku yg masih dalam keadaan duduk berdampingan. Pernah ngak masturbasi?”, tanyaku lagi.“Ya ada rasa geli-gelinya, masturbasi? Saat itu Silvi temen kostku mau pinjam film drama korea milikku. Serius nih ngak sakit atau selaput daraku ngak pecah?” tanyanya dengan malu.Aku mengangguk mengiyakan, aku yakin sekali, Silvi pasti mau diajak oral sex. Kupeluk Silvi dari belakang dan pelan-pelan kugerai rambut yang menutupi pipi kanannya dan kudaratkan ciumanku di pipi kanannya.Silvi masih tegang karena jarang dipegang cowok. Langsung kubimbing tangannya untuk mengelus-elus dan mengurut

Rekaman Panas Episode 31

Related videos